Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. Mazmur 1:1-3 



Buat teman-teman Gembala atau pengerja/aktivis/staff gereja lokal di kalangan Gereja Bethel Indonesia atau gereja-gereja sahabat yang membutuhkan database untuk jemaatnya, kini tersedia Database Jemaat ver 2.1.

Download Disini

Yang Baru:
  • Tampilan Baru.
  • Beberapa kesalahan sudah diperbaiki.
  • Semua nama anggota jemaat otomatis diubah ke huruh besar (kapital).
  • Tambahan field "Baptis Selam" di database Jemaat Baru.
Bagi gembala/pengerja/aktivis/staff yang membutuhkan silahkan download disini. Jika gagal klik link ini.

Bagi Anda yang menemukan bug/kesalahan, ingin menambahkan item atau ingin bertanya tentang cara penggunaan database ini silahkan isi kontak komentar atau email di gbi_sintang@yahoo.co.id

Tuhan Yesus Memberkati!


Bongkar kebiasaan lama! Pengunjung yang baik meninggalkan komentar.


http://www.jawaban.com/news/userfile/Menjauh-Dari-Pasangan-UB.jpgPernikahan adalah sebuah kontrak seumur hidup yang dilakukan dua insan manusia yang berlainan jenis kelamin. Sekali sudah mengucapkan janji sehidup semati maka tidak ada jalan untuk menarik kembali ucapan tersebut.

Namun harus diakui dalam perjalanan mengarungi bahtera rumah tangga maka ada titik kebosanan yang dialami oleh masing-masing pihak pasangan. Banyak hal yang bisa menyebabkan hal ini. Menariknya, Alkitab memiliki jawaban terhadap persoalan yang satu ini.

Rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Korintus menyatakan agar jemaat yang menikah (kawin) janganlah saling menjauh dari pasangannya. Kalau pun harus terjadi maka itu harus sementara waktu dan dengan kesepakatan bersama kedua belah pihak.

"Janganlah kamu saling menjauhi, kecuali dengan persetujuan bersama untuk sementara waktu, .... (I Korintus 7:5)

Memang rasul Paulus tidak menuliskan secara eksplisit tentang ketentuan-ketentuan seperti apa yang memperbolehkan suami istri saling menjauh sementara waktu pada akhirnya, tetapi kata-kata "kecuali dengan persetujuan bersama" menegaskan bahwa itu adalah teritori kekuasaan suami dan istri.

Dengan kata lain, kalau pun memang suami atau istri merasa ada problem yang membuat mereka tidak ada jalan lain selain harus mengambil keputusan menjauh sementara maka langkah ini diperbolehkan. Jadi, jika Anda bosan dengan hubungan yang Anda jalani bersama pasangan begitu pun sebaliknya maka cobalah untuk menjauh sementara waktu.

Cuma perlu diingat bahwa tujuan Anda melakukan ini adalah agar Anda dapat berdoa kepada Tuhan, bukan yang lain.

"...., supaya kamu mendapat kesempatan untuk berdoa. Sesudah itu hendaklah kamu kembali hidup bersama-sama, supaya Iblis jangan menggodai kamu, karena kamu tidak tahan bertarak" (I Korintus 7:5)

Di dalam masa menjauh dari pasangan, berdoalah senantiasa kepada Tuhan agar Dia memberikan kegairahan kepada pasangan Anda kembali. Minta kepada Tuhan supaya Anda dibanjiri oleh kasih-Nya.

Penulis meyakini ketika Anda memohon hal ini sungguh-sungguh maka Dia pasti menjawab doa Anda tersebut dengan segera. Ketika "urusan Anda dengan Tuhan"  sudah selesai, cepatlah Anda mendekat kembali kepada pasangan Anda dan hiduplah bersama-sama dengannya agar iblis tidak mengambil kesempatan dalam kesempitan.

Ingatlah, iblis tidak pernah suka dengan pernikahan orang-orang percaya yang mesra dan bahagia dan karena Anda sudah mengetahui hal ini, mari buatlah iblis menjadi semakin kesal dengan menjadikan rumah tangga Anda,  rumah tangga yang harmonis dan penuh cinta.
Bongkar kebiasaan lama! Pengunjung yang baik meninggalkan komentar.


Bacaan: Amsal 20:23-25

Suatu jerat bagi manusia ialah kalau ia tanpa berpikir mengatakan "Kudus", dan baru menimbang-nimbang sesudah bernazar.- Amsal 20:25

Mengapa beberapa orang berhasil mencapai kesuksesan dan mengapa beberapa diantaranya mengalami kegagalan? Apa yang membedakannya? 

Tak lain adalah cara kita berpikir! Disadari atau tidak, apa yang kita lakukan selalu bertolak dari bagaimana cara pikir kita. Jika kita mampu berpikir secara benar, maka kita akan berhasil. Sebaliknya, jika cara pikir kita keliru, kita pun akan gagal. 

Bagaimana cara kita berpikir selama ini? Beberapa pertanyaan berikut mungkin akan membantu kita melakukan intropeksi diri.
  1. Berpikir kecil untuk jangka pendek atau berpikir menurut gambaran besar untuk jangka panjang?
  2. Berpikir pasif atau berpikir dengan cara yang kreatif?
  3. Berpikir sendiri atau berpikir bersama?
  4. Berpikir melantur atau berpikir secara terfokus?
  5. Berkhayal atau berpikir realistis?
  6. Berpikir acak atau berpikir strategis?
  7. Berpikir sempit atau berpikir penuh kemungkinan?
  8. Berpikir menurut pandangan umum atau berpikir lain dari biasanya?
  9. Berpikir egois atau berpikir untuk kepentingan bersama?
  10. Bertindak baru berpikir atau berpikir baru bertindak?
Kalau sekarang ini kita belum sukses, mungkin itu disebabkan cara berpikir kita yang keliru. Apa yang kita pikirkan menentukan siapa kita. Siapa kita menentukan apa yang kita perbuat. Apa yang kita perbuat menentukan takdir kita. Takdir kita menentukan warisan kita. Jadi, semuanya dimulai dari pikiran kita. James Allen pernah berkata dengan bijak soal pikiran, “Hari ini Anda berada ke mana pikiran Anda telah membawa Anda. Besok Anda akan berada ke mana pikiran Anda membawa Anda.” Inti dari semua yang kita bicarakan adalah milikilah pikiran Kristus. Pikiran Kristus lah yang akan membuat kita mencapai kesuksesan.

Kehidupan ini terdiri dari apa yang dipikirkan seseorang setiap harinya. - Ralph W. Emerson

(Kwik Ref : Thinking for a Change)

» Ilustrasi Rohani ini diambil dari
Renungan Harian Spirit
Bongkar kebiasaan lama! Pengunjung yang baik meninggalkan komentar.


  1. Kalau mau naik angkot tidak perlu dandan berlebihan, karena hanya di FTV saja kita bisa ketemu sopir angkot yang ganteng bahkan cantik.
  2. Hentikan dulu angkotnya, jangan naik pas angkot lagi ngebut.
  3. Sebelum naik, perhatikan nomor plat'nya, kalau RI 1 jangan dinaiki, kalau tidak ingin digampar Paspampres.
  4. Kalau mau naik angkot harus kaki terlebih dulu, lalu tangan. Jangan pernah tangan duluan lalu bergelantung di dalam angkot.
  5. Kalau mau masuk, sandalnya tidak usah dilepas. Supaya sopan Anda bisa mengucapkan "Shalom..."
  6. Jangan mau naik angkot yang pakai bensin campur. Soalnya bisa jadi itu campur dorong, rugi dong. Jadi, jangan lupa tanya dulu, "Pak, angkot ini pakai bensin campur tidak ya?"
  7. Kalau ditanya supir "Mau kemana?" Jangan dijawab "Ke hatimu". Jangan membuat supirnya galau.
  8. Kalau duduk di belakang sopir, tidak usah mengagetkan dia dengan merangkul, menutup matanya, dan bilang: "Tebak aku siapa?!"
  9. Walaupun Anda "narsis", jangan pernah Anda mengajak sopirnya foto bareng.
  10. Tidak usah curhat ke sopirnya, siapa tahu dia lagi galau juga. Tidak konsentrasi menyetir dan akhirnya #ngueeenngg #braaak
  11. Pas sopir mau memindahkan gigi, tidak perlu sok-sok romantis menggenggam tangan dan tatap matanya!
  12. Silakan putar lagu Beyonce yang "...turn the left turn the left..." saat mau berhenti.
  13. Kalau mau bayar jangan pakai kartu ATM dan tanya sama sopirnya "Bang, ini digesek di mana?"
  14. Meskipun dia punya banyak duit seribuan, jangan cium tangan terus minta uang jajan sama sopirnya. Ingat, dia bukan Bapak Anda.
[Sumber di edit dari kiriman: Arithok < http://www.facebook.com/arithok/posts/2495034290912 >]

Siapa yang mematuhi perintah tidak akan mengalami perkara yang mencelakakan, dan hati orang berhikmat mengetahui waktu pengadilan, (Pengkhotbah 8:5)



Bacaan: Roma 12:1-8

Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu.- Roma 12:2


Bunglon termasuk binatang yang sudah terlanjur memiliki citra buruk. Untuk menggambarkan seseorang yang plin plan atau tidak punya pendirian tetap, maka kita akan berkata, ah dasar bunglon! Meski demikian, saya justru melihat hal ini dari sudut pandang yang berseberangan. Warna kulit bunglon yang dengan cepat berubah-ubah sesuai tempatnya saya lihat sebagai kemampuan yang sangat hebat dalam beradaptasi dengan lingkungannya.

Sesungguhnya, kemampuan beradaptasi adalah salah satu syarat penting untuk meraih kesuksesan. Mengapa penting? Karena kita hidup di tengah-tengah dunia yang terus berubah. Jika kita menjadi begitu kaku dan sulit untuk mengikuti perubahan demi perubahan yang terjadi, atau dengan kata lain kita tidak mampu beradaptasi dengan perubahan, maka kegagalan sudah menunggu di depan mata.

Mobil buatan Henry Ford dengan model T pernah mengalami masa kejayaan. Namun sayang, Ford tak cukup memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan selera jaman. Daripada mengikuti perkembangan jaman, Ford justru terus memproduksi mobilnya tanpa ada perubahan sedikit pun juga, termasuk warna mobilnya yang selalu hitam. Karena tidak bisa beradaptasi dengan selera konsumen yang mulai berubah, lama kelamaan mobil Ford tipe T tak lagi diminati. Sayang, hanya karena tak bisa beradaptasi maka mobil Ford menjadi tertinggal.

Jika kita memiliki kemampuan beradaptasi, maka kita tak begitu kesulitan membaca perubahan-perubahan yang sedang terjadi dan bagaimana menyikapi perubahan-perubahan itu dengan kreatif. Beradaptasilah dengan masalah yang harus kita hadapi. Beradaptasilah dengan kegagalan yang terjadi. Beradaptasilah dengan kesalahan fatal yang kita buat. Beradaptasilah dengan keberhasilan yang telah Anda capai. Beradaptasilah dengan lingkungan kerja Anda dan menyikapi hal-hal baru yang sedang terjadi. Selamat beradaptasi!

Kemampuan beradaptasi akan menjadi kunci sukses bagi kita.
(Kwik)

Siapa "The Next Presiden" kita di tahun 2014? Berikan Vote Disini
Pengunjung yang baik meninggalkan komentar, mohon tinggalkan komentar Anda!


Bacaan:

-

Gugup pertama kali masuk kerja? Nggak perlu lagee! Siapkan diri kamu untuk memasuki dunia yang baru. Dunia yang beda dengan tempat kita kuliah dulu. Disana kita bakalan memasuki suatu petualangan baru yang seru. Nggak ada alasan untuk takut or nervous, sebab kamu bisa praktekin tips berikut ini di hari pertamamu bekerja!

Dress Up
Pertama kali masuk bekerja tentu bakalan membuat kita jadi pusat perhatian orang sekantor. Makanya persiapkan diri dengan busana yang nyaman n rapi. Beri kesan yang baik dari penampilan kita. Jangan pilih pakaian yang terlalu seksi ato terlalu trendy. Beri kesan yang natural sekaligus sopan supaya penampilan kita nampak elegant.

Be on Time
Yang ini wajib hukumnya. Datang tepat waktu akan memberikan kesan positif bahwa kita sungguh-sungguh punya semangat dan niat bekerja. Persiapkan segala sesuatunya dengan baik. Carilah rute yang nggak macet dan perhitungkan waktu dengan cermat. Tiba sepuluh sampai lima belas menit lebih awal akan lebih baik.

Smile Up
Jangan lupa untuk tersenyum donk! Tanpa perlu bersikap sok akrab, senyuman yang kita berikan akan membuat orang lain welcome terhadap kehadiran kita. Meskipun nervous, jangan sampai kita menampakkan wajah muram yang nggak bersahabat. Terbukalah untuk mengenal temen-temen yang baru!

Get closer
Meskipun kita bakalan kelabakan berusaha mengingat setiap nama orang sekantor, tapi cobalah untuk mengingat setidaknya beberapa dari mereka yang sedivisi dengan kita. Bagaimana pun juga orang akan senang bila namanya diingat oleh orang lain. Tips tambahan: Cobalah juga untuk mendekati salah satu dari mereka sehingga kita bisa melewati jam makan siang bersamanya.

Learn
Belajar, belajar dan belajar. Tidak ada satupun yang bisa membuat kita berhenti belajar. Mendapatkan pekerjaan baru berarti time to learn new things. Di hari pertama bekerja, jangan membiarkan diri menganggur. Pelajarilah hal-hal yang berhubungan dengan job kita. Banyaklah bertanya pada orang-orang sekitar. Jangan membuang waktu untuk bergosip, lebih baik gunakan kesempatan untuk mempelajari hal-hal penting dan belajar menjadi profesional.

Show Yourself
Beranilah mengungkapkan pendapat, mengemukakan analisa dan ide-ide baru. Meskipun tidak semua ide kita akan langsung diterima, tetapi antusiasme kita dalam pekerjaan bisa menjadi nilai plus bagi penilaian atasan. Bukannya menjilat ato mencari muka, loh! Tapi tunjukin donk kalo kita semangat dengan pekerjaan yang kita lakukan.

Etika & Etiket
Always perhatikan etika di kantor dengan baik. Banyak fresh graduate melakukan kesalahan fatal saat pertama kali bekerja. SMSan atau saling menelpon dengan pacar di jam kerja, menggunakan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi, menggunakan bahasa yang terlalu nge-slank layaknya di kampus, etc. Jangan pernah mengabaikan etika!Ok, girls enjoy ur first day!

» Renungan Khusus Muda Remaja ini diambil dari Renungan Harian Spirit Girls



Bacaan: I Korintus 4:1-5

Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai.- I Korintus 4:2


Cukup mengherankan melihat fakta bahwa kegiatan marketing on-line di Indonesia tak bisa berjalan cepat seperti halnya di Amerika Serikat maupun di negara-negara Eropa. Ada banyak faktor yang menyebabkan hal ini terjadi, namun penyebab utamanya adalah rendahnya tingkat kepercayaan konsumen terhadap sebuah produk yang belum punya ekuitas merk yang kuat. Konsumen di negara kita jarang mau membeli barang hanya lewat katalog, kita sudah terbiasa membeli sebuah barang dengan melihat barangnya, mencobanya, dan mendengar pendapat umum tentang barang tersebut lebih dulu.

Dengan budaya pemasaran seperti ini, tentu saja merk memegang peranan yang sangat penting untuk mendongkrak penjualan. Itu sebabnya keliru besar jika mengganggap merk hanya sekedar penanda sebuah produk saja. Merk jelas lebih daripada itu, merk akan mewakili perusahaan Anda. Tak ada yang bisa main-main dengan merk. Sedikit saja kita buat kekeliruan dengan membiarkan kualitas dan mutu mulai menurun, maka merk kita juga akan semakin lemah di benak konsumen, dan itu berarti ancaman bagi perusahaan kita! Sebaliknya, jika kita terus meningkatkan mutu dan kualitas, maka ekuitas merk akan menguat, dan itu berarti perusahaan kita akan setahap lebih maju.

Lihatlah merk yang sudah tertanam di benak konsumen. Jika ingin membeli sebuah ponsel, mereka langsung ingat Nokia. Jika ingin membeli sebuah notebook, mereka langsung ingat Toshiba. Jika ingin membeli motor yang irit, mereka langsung cari Honda. Itulah kekuatan sebuah merk. Sayangnya banyak pelaku bisnis kurang menghargai kekuatan sebuah merk sehingga mereka tidak konsisten dengan kualitas yang harus dijaga, berpikir sempit dengan meraih keuntungan yang sebesar-besarnya walau itu harus mengikis kekuatan merknya, atau bahkan hanya ingin meraih keuntungan sesaat dalam jumlah besar tanpa berpikir kelangsungan produknya dalam jangka panjang. Jika Anda seorang pengusaha, milikilah merk yang bisa dipercaya. Kalau Anda seorang profesional, jadilah orang yang bisa dipercaya.

Kekuatan merk kita akan menentukkan kesuksesan kita.


(Kwik)

» Kiat Sukses ini diambil dari
Renungan Harian Spirit Motivator


Cara pandang akan menentukan sikap. Sikap akan menentukan tindakan. Tindakan akan menentukan hasil. Jika kita melihat dunia bisnis dengan cara yang negatif, maka hasilnya juga negatif. Sebaliknya jika kita melihat dunia bisnis dengan cara yang positif, maka hasilnya juga positif. Bagaimana kita melihat dunia bisnis? Meski identik dengan kecurangan, kelicikan, persaingan yang tidak sehat, dsb, tidak selalu dunia bisnis seperti itu. Lihatlah bisnis dengan kacamata yang positif! Ada tiga karunia bisnis yang perlu kita syukuri.

1. Aktualisasi diri dan penghargaan.
Setiap orang butuh aktualisasi diri dan butuh kesempatan untuk mengembangkan potensi diri yang telah Tuhan percayakan. Kedua hal ini membuat hidup kita menjadi berarti. Di dalam dunia bisnis inilah banyak potensi di dalam diri kita bisa tergali dan berfungsi. Tidak hanya itu, setiap prestasi yang bagus akan mendapatkan sebuah penghargaan yang akan membuat seseorang yang menerimanya merasa bahwa keberadaannya di dunia bisnis ini sangatlah berdampak dan positif.

2. Kemakmuran.
Dunia bisnis adalah sarana aktualisasi diri sekaligus tempat untuk kita mendapatkan penghasilan atau kemakmuran. Tuhan akan memberkati dan memelihara hidup kita di dalam dunia bisnis atau di dalam pekerjaan yang kita geluti. Ingatlah bahwa Tuhan tidak akan pernah memberkati orang yang hanya bermalas-malasan saja.

3. Ladang Pelayanan.
Dunia bisnis adalah ladang pelayanan yang perlu kita garap. Pelayanan yang paling efektif adalah pelayanan di dunia kerja, karena 80% dari seluruh manusia berada di dunia kerja dan sepertiga waktu manusia juga dihabiskan di dunia kerja. Lihatlah bisnis sebagai ladang pelayanan yang perlu kita garap dengan serius, sehingga hidup kita menjadi garam dan terang bagi dunia pekerjaan kita.
Dunia bisnis adalah ladang pelayanan yang sangat efektif untuk digarap dan dituai.

(Amos)

» Tips ini diambil dari
Renungan Harian Spirit Motivator


Terima Kasih Sobat Blogger. God Bless You.

Widget by TIPS untuk Blogger GBI City of Worship Sintang
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...